Catatan Pribadi

28 May 2026

Prinsip Pemimpin Dalam Al Quran

 




Kepemimpin Dalam Al-Quran 


Berikut sikap pemimpin yang sesuai dengan Al Quran: 

1. Berlaku lemah lembut 

Allah Berfirman: 

 فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَمْرِۚ فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ 

Artinya: “Maka, berkat rahmat Allah engkau (Nabi Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam segala urusan (penting). Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.” QS. Ali Imran ayat 159

Maknanya seorang pemimpin harus siap mempunya jiwa yang lapang, sehingga apabila anggotanya ada yang salah atau bandel bisa melakukan 3 hal berikut:

  1. Memaafkan kesalahan mereka
  2. Memohon ampun untuk mereka
  3. Bermusyawarah dengan mereka


2. Menjadi penegak kebenaran dan menghukumi dengan adil  

Allah Berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُوْنُوْا قَوَّامِيْنَ لِلّٰهِ شُهَدَاۤءَ بِالْقِسْطِۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَاٰنُ قَوْمٍ عَلٰٓى اَلَّا تَعْدِلُوْا ۗاِعْدِلُوْاۗ هُوَ اَقْرَبُ لِلتَّقْوٰىۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ 

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak (kebenaran) karena Allah (dan) saksi-saksi (yang bertindak) dengan adil. Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlakulah adil karena (adil) itu lebih dekat pada takwa. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”Al-Maidah ayat 8 


3. Jika terjadi perbedaan maka kembalikan kepada AL Quran dan Sunnah (An Nisa yat 59) 4.


4. Rendahkan sayapmu kepada pengikutmu (tawadhu’ jangan takabbur) As Syuara 215) 

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ 

“Rendahkanlah dirimu wahai Rasulullah kepada orang-orang beriman yang mengikutimu.” (QS. Asy-Syu’ara'[26]: 215)

Maknanya bersiakap tawadhu, rendah hati jangan bersikap sombong.

Share:

0 comments:

Featured Post

3 dzikir utama

  3 dzikir utama versi saya sendiri ada 3 yaitu tahlil, sholawat dan istighfar. Beberapa saudara seiman datang meminta amalan, maka rata-rat...

BTemplates.com